Tips Membuat Pelet Ikan Rumahan Agar Tidak Mudah Hancur

Pakan pelet menjadi pilihan utama bagi peternak karena praktis, mudah disimpan, dan membantu pertumbuhan ikan lebih cepat. Namun, banyak pembudidaya pemula mengalami kegagalan dalam membuat pelet sendiri, seperti pelet mudah rapuh, lengket, atau cepat rusak.
Artikel ini membahas cara membuat pakan ikan pelet rumahan secara step-by-step, mulai dari alat dan bahan, pencampuran, pembentukan pelet, pengeringan, hingga penyimpanan agar tahan lama.
Daftar Alat & Bahan yang Dibutuhkan
Sebelum mulai, siapkan alat dan bahan berikut agar proses pembuatan pelet lancar.
Alat yang Dibutuhkan
- Ember besar atau wadah pencampur
- Mixer manual atau mesin pengaduk sederhana
- Mesin giling / blender untuk bahan keras
- Cetakan pelet (manual atau mesin pelet kecil)
- Loyang atau wadah untuk pengeringan
- Oven kecil atau rak jemur (untuk mengeringkan pelet)
- Timbangan digital (untuk akurasi bahan)
Bahan yang Dibutuhkan
- Tepung ikan – sumber protein utama
- Dedak halus / bekatul – sumber karbohidrat, membantu mengikat pakan
- Ampas tahu – protein nabati tambahan
- Maggot kering / tepung keong – sumber protein & lemak
- Tepung jagung – sumber energi
- Binder alami – tapioka atau tepung singkong
- Air bersih – untuk mengikat adonan
- Premix vitamin & mineral – opsional untuk meningkatkan nilai gizi
Tahapan Pencampuran & Penggilingan
Pencampuran yang tepat menentukan kualitas pelet. Ikuti langkah berikut:
1. Persiapan Bahan
- Keringkan bahan basah seperti limbah ikan, ampas tahu, atau keong mas agar kadar air <10%.
- Giling bahan keras menjadi tepung halus agar mudah dicampur.
2. Campur Bahan Kering
- Masukkan semua bahan kering (tepung ikan, dedak, maggot, tepung jagung, binder) ke dalam wadah besar.
- Aduk merata hingga semua bahan homogen.
3. Tambahkan Air Sedikit Demi Sedikit
- Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk.
- Tekstur adonan harus kalis: lembap tapi tidak lengket.
- Terlalu banyak air menyebabkan pelet lengket, terlalu sedikit membuat pelet rapuh.
4. Penambahan Premix Vitamin & Mineral
- Jika digunakan, campurkan premix vitamin & mineral terakhir.
- Aduk rata agar nutrisi tersebar merata di setiap pelet.
Cara Membentuk Pelet & Teknik Pengeringan
1. Pembentukan Pelet
- Gunakan cetakan pelet manual atau mesin pelet kecil.
- Tekan adonan hingga padat agar pelet tidak mudah hancur.
- Tentukan ukuran sesuai jenis ikan: 2–3 mm untuk lele, 4–5 mm untuk nila atau patin dewasa.
2. Teknik Pengeringan
- Jemur di bawah sinar matahari selama 2–4 jam hingga pelet kering dan keras.
- Alternatif: gunakan oven suhu rendah (50–60°C) selama 2–3 jam untuk hasil lebih cepat.
- Pastikan pelet benar-benar kering agar tidak mudah berjamur dan tahan lama.
3. Tips Menghindari Pelet Rapuh / Lengket
- Gunakan binder alami secukupnya, jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
- Perhatikan kadar air saat pencampuran, adonan harus kalis, tidak lengket di tangan.
- Pengeringan merata: balik pelet secara berkala jika dijemur.
- Hindari menyimpan pelet yang masih lembap karena cepat hancur dan berjamur.
Cara Menyimpan Agar Tahan Lama
Penyimpanan yang tepat penting untuk menjaga kualitas pelet:
- Simpan di wadah kedap udara atau plastik tebal.
- Letakkan di tempat kering, sejuk, dan jauh dari sinar matahari langsung.
- Jangan campur pelet lama dengan pelet baru untuk mencegah kontaminasi.
- Gunakan desiccant / silica gel jika memungkinkan untuk menyerap kelembapan.
- Periksa pelet secara rutin, buang yang berubah warna atau berbau tidak sedap.
Dengan penyimpanan yang baik, pelet rumahan bisa bertahan hingga 2–3 bulan tanpa menurunkan kualitas nutrisi.
Kesimpulan
Membuat pakan ikan pelet rumahan tidak sulit jika mengikuti langkah-langkah yang tepat:
- Siapkan alat dan bahan lengkap
- Lakukan pencampuran dan penggilingan secara hati-hati
- Bentuk pelet dengan tekanan dan ukuran sesuai ikan
- Lakukan pengeringan merata agar pelet keras dan tahan lama
- Simpan dengan cara benar untuk menghindari jamur atau kerusakan
Pakan pelet buatan sendiri memungkinkan peternak menghemat biaya, memanfaatkan bahan lokal, dan menyesuaikan nutrisi sesuai kebutuhan ikan. Dengan teknik yang tepat, pelet rumahan bisa bersaing dengan pakan pabrik dari segi kualitas dan pertumbuhan ikan.
Ingin meningkatkan kualitas pakan ikan dan hasil panen Anda? Klik tautan ini untuk melihat jadwal terbaru dan penawaran spesial, serta pelajari cara membuat pakan ikan mandiri yang hemat dan berkualitas tinggi!
Referensi
- Lovell, R.T. (2002). Nutrition and Feeding of Fish. Springer.
- NRC (National Research Council). (2011). Nutrient Requirements of Fish and Shrimp. National Academies Press.
- Hardy, R. (2010). Utilization of plant proteins in fish diets. Aquaculture Research Journal.
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pedoman teknis pakan ikan mandiri.
- Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT). Modul Pakan Mandiri, 2020.