Hemat Biaya, Ikan Tetap Besar: 7 Bahan Pakan Murah Ini Wajib Dicoba

Pakan menjadi komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan. Banyak peternak mencari cara untuk menekan biaya tanpa mengorbankan pertumbuhan ikan. Salah satu strategi terbaik adalah menggunakan bahan lokal murah dan berkualitas tinggi.
Artikel ini membahas 7 bahan ekonomis terbaik, kandungan nutrisi, proporsi pencampuran, contoh resep, dan cara meningkatkan kualitas pakan menggunakan probiotik.
Daftar 7 Bahan Ekonomis Terbaik
Berikut bahan baku murah yang umum digunakan peternak untuk membuat pakan ikan berkualitas:
- Dedak halus / bekatul
- Limbah ikan pasar
- Ampas tahu
- Keong mas
- Maggot (larva Black Soldier Fly)
- Tepung jagung
- Tepung kacang-kacangan (kedelai/tempe)
Bahan-bahan ini mudah ditemukan, harganya murah, dan memiliki kandungan nutrisi yang mendukung pertumbuhan ikan.
Kandungan Nutrisi Masing-Masing Bahan
1. Dedak Halus / Bekatul
- Protein: 12–14%
- Lemak: 4–5%
- Fungsi: sebagai sumber karbohidrat, membantu mengikat bahan, menekan biaya
2. Limbah Ikan Pasar
- Protein: 35–50%
- Lemak: 5–12%
- Fungsi: sumber protein utama, tinggi asam amino esensial
3. Ampas Tahu
- Protein: 20–25%
- Lemak: 2–5%
- Fungsi: menambah protein nabati, murah dan mudah diperoleh
4. Keong Mas
- Protein: 50–60%
- Lemak: rendah
- Fungsi: pengganti sebagian tepung ikan, kaya kalsium dan mudah dicerna
5. Maggot (Larva BSF)
- Protein: 40–45%
- Lemak: 20–30%
- Fungsi: sumber protein dan lemak berkualitas, mudah dicerna, meningkatkan nafsu makan ikan
6. Tepung Jagung
- Protein: 7–10%
- Karbohidrat: tinggi
- Fungsi: sumber energi, membantu mengikat pakan
7. Tepung Kedelai / Tempe
- Protein: 35–40%
- Lemak: 2–5%
- Fungsi: protein nabati tinggi, murah dan mudah diperoleh
Proporsi Ideal Pencampuran
Menggabungkan beberapa bahan dengan proporsi tepat dapat menciptakan pakan bergizi tinggi dengan biaya rendah. Contoh formula dasar untuk 10 kg pakan:
| Bahan | Berat (kg) | Persentase (%) |
| Dedak halus | 3 | 30% |
| Limbah ikan | 2 | 20% |
| Ampas tahu | 2 | 20% |
| Maggot | 1 | 10% |
| Keong mas | 1 | 10% |
| Tepung jagung | 0,5 | 5% |
| Tepung kedelai | 0,5 | 5% |
Formula ini menghasilkan protein 25–30%, lemak 5–8%, serta energi yang cukup untuk pertumbuhan optimal ikan.
Tips:
- Campur bahan kering terlebih dahulu agar nutrisi merata.
- Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan kalis.
- Gunakan binder alami seperti tapioka agar pellet tidak mudah hancur di air.
Contoh Resep Murah Namun Efektif
Berikut contoh resep praktis untuk 10 kg pakan ikan lele atau nila:
Bahan:
- Dedak halus 3 kg
- Limbah ikan segar 2 kg (keringkan dan giling)
- Ampas tahu 2 kg
- Keong mas 1 kg (direbus, dikupas, dikeringkan, digiling)
- Maggot kering 1 kg
- Tepung jagung 0,5 kg
- Tepung kedelai 0,5 kg
- Air secukupnya
- Binder tapioka 0,5 kg
Cara membuat:
- Campur semua bahan kering dalam wadah besar.
- Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan bisa dibentuk pellet.
- Cetak pellet menggunakan alat sederhana (cetakan atau tangan).
- Jemur atau oven hingga kering.
- Simpan di tempat tertutup agar tidak lembap.
Hasil: pakan bergizi, murah, dan mudah dicerna ikan. FCR bisa mencapai 1,2–1,4, hampir setara pakan pabrikan.
Cara Meningkatkan Kualitas dengan Probiotik
Menambahkan probiotik dapat meningkatkan kualitas pakan dan kesehatan ikan:
Manfaat probiotik:
- Meningkatkan daya cerna protein dan lemak
- Mengurangi pertumbuhan bakteri patogen di pakan dan kolam
- Memperbaiki pertumbuhan ikan dan meningkatkan FCR
- Meningkatkan ketahanan terhadap stres dan penyakit
Cara penggunaan:
- Pilih probiotik khusus pakan ikan atau EM4.
- Campurkan 5–10 ml probiotik per kg adonan bahan kering.
- Aduk rata sebelum menambahkan air.
- Lakukan fermentasi singkat 24–48 jam untuk meningkatkan nilai gizi.
- Keringkan kembali sebelum diberikan ke ikan.
Dengan probiotik, pakan murah sekalipun bisa setara pakan komersial dari segi pertumbuhan dan kesehatan ikan.
Kesimpulan
Menggunakan bahan murah untuk pembuatan pakan ikan membantu peternak:
- Menghemat biaya hingga 50–60% dibanding pakan pabrik
- Memanfaatkan bahan lokal seperti dedak, ampas tahu, keong, dan limbah ikan
- Membuat formula pakan sesuai kebutuhan jenis dan umur ikan
- Meningkatkan kualitas pakan dengan teknik fermentasi dan probiotik
7 bahan ekonomis ini wajib dicoba oleh peternak, karena selain murah, nutrisi yang dihasilkan cukup tinggi untuk mendukung pertumbuhan optimal ikan. Penerapan formula yang tepat, pencampuran merata, dan penambahan probiotik membuat pakan buatan sendiri bisa bersaing dengan pakan komersial.
Ingin meningkatkan kualitas pakan ikan dan hasil panen Anda? Klik tautan ini untuk melihat jadwal terbaru dan penawaran spesial, serta pelajari cara membuat pakan ikan mandiri yang hemat dan berkualitas tinggi!
Referensi
- Lovell, R.T. (2002). Nutrition and Feeding of Fish. Springer.
- NRC (National Research Council). (2011). Nutrient Requirements of Fish and Shrimp. National Academies Press.
- Hardy, R. (2010). Utilization of plant proteins in fish diets. Aquaculture Research Journal.
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pedoman teknis pakan mandiri.
- Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT). Modul Pakan Mandiri, 2020.